NARASINTT.COM, NGADA– Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada bekerja sama dengan tim relawan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata Kupang turun langsung ke lokasi bencana di Desa Masukedhi, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Selasa (8/9/2026).
Kehadiran tim relawan RSJ Naimata Kupang tersebut untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak Sekolah Dasar Negeri Agowoe dan SDI Tarawaja yang terdampak bencana gempa bumi.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Mulai dari permainan, edukasi, bernyanyi, mendongeng, menggambar hingga berbagai kegiatan kreatif lainnya.
Ketua tim relawan RSJ Naimata Kupang, Tegguh Imam mengatakan kegiatan dirancang untuk membantu anak-anak mengalihkan perhatian dari pengalaman menakutkan akibat gempa sekaligus mengembalikan rasa aman dan keceriaan mereka.
Trauma healing menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan tim relawan RSJ di sejumlah lokasi terdampak gempa di Kabupaten Ngada.
Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak menghadapi tekanan psikologis pascabencana, seperti rasa cemas, takut, panik maupun gangguan psikologis lainnya.
Tegguh berharap melalui kegiatan tersebut, keceriaan anak-anak dapat kembali sehingga mereka tidak terus-menerus dihantui rasa takut dan dapat kembali beraktivitas secara normal.
Salah satu tim relawan, Triyani mengatakan trauma healing penting diberikan kepada anak-anak yang mengalami masa sulit akibat bencana.
Sebab, setelah bencana, anak-anak dapat mengalami kecemasan berlebihan ketika mengingat kembali peristiwa gempa.
Ia menambahkan melaui kegiatan yang menyenangkan, anak-anak diarahkan untuk mengalihkan pikiran dari pengalaman buruk akibat bencana.
Mereka juga diberi ruang untuk berekspresi, bermain dan berinteraksi bersama teman-temannya.
Dengan demikian, trauma healing diharapkan dapat membantu anak-anak secara bertahap memulihkan kondisi psikologis mereka dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.
“Kegiatan trauma healing dapat memberikan manfaat bagi anak-anak korban gempa serta membantu mereka bangkit dari pengalaman sulit yang dialami akibat bencana “, tutupnya.
Penulis : Elthon Rete
Editor : Redaksi







