Bocah Hanyut Terseret Banjir Belum Ditemukan, Pencarian Terus Berlanjut

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 23 Februari 2025 - 01:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR melakukan pencarian di Perairan Pantai Kota Raja/Foto: WA Serilus Degu

Tim SAR melakukan pencarian di Perairan Pantai Kota Raja/Foto: WA Serilus Degu

Ende,narasintt.com-Pencarian terhadap Zahran Hariyadin (4), korban hanyut terseret banjir di Kelurahan Onekore, Ende NTT, terus berlanjut.

Tim yang merupakan gabungan dari unsur BPBD Ende, Basarnas, TNI, Polri, dan Pihak Kecamatan Ende Tengah serta relawan dan masyarakat setempat.

Mereka kemudian menyisir saluran air dari tempat kejadian semula menuju pantai Kota Raja dengan berjalan kaki. Minggu (23/02/2025).

Selain menyisir saluran Air, Tim juga melakukan pencarian di sepanjang pantai Kota Raja Ende.

Baca Juga:  PMI Ende Gelar Muskab, Cicih Badeoda Terpilih Jadi Ketua

PLT Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ende, Julius Emanuel Riwu mengatakan upaya pencarian secara terstruktur dengan membagi tim menjadi beberapa SRU (Search and Rescue Unit)

Hingga pukul 09.15 Wita, Minggu, 22 Ferbuari 2025, korban masih belum di temukan.

Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian sesuai prosedur operasi yang telah direncanakan.

Kata Julius, pencarian akan berlangsung selama 6 Hari sesuai standar operasional.

“Iya pencarian ini akan terus di lakukan 6 hari kedepan, kita berharap keluarga bersabar dan kita akan lakukan sesuai standar Operasional,” Ungkapnya.

Baca Juga:  Tuntut Penghormatan Atas Kepahlawanan Riwu Ga, GMNI NTT Nyalakan Seribu Lilin

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Zahran Hariyadin hanyut terseret arus banjir pada Sabtu 22/02/2025 setelah jatuh ke got.

Pada saat itu, Zahran bersama kedua kakaknya, bermain di pinggiran got di depan rumah mereka.

Kakaknya yang melihat Zahran terjatuh, lalu melaporkan kepada orangtua mereka.

Keluarganya telah melaporkan kejadian itu SKPT Polres Ende pada hari itu juga. /***

Penulis : Fidel Dari

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

Terisolasi 17 KM dan Jalur Ekstrem, Warga Desa Waka Sampaikan Apresiasi Tinggi Bantuan PKB Ende
Terkait Insiden di Ruang Paripurna, Feri Taso Klarifikasi dan Minta Maaf
IKPI dan KADIN NTT Salurkan Bantuan Sembako SertaTarpal Bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
Dinas PUPR Lakukan Pembersihan, Jalur Reka Wolokota Kembali Terbuka
Bupati Ende Imbau Warga Pulang ke Rumah: Pemkab Salurkan Beras Bagi Keluarga Berpenghasilan Rendah
Satlantas Polres Ende Hadirkan Air Minum Bersih Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Peduli Korban Gempa Flores: SPPG BGN di Ende Tengah Salurkan 400 Paket Sembako​
Bantu Korban Gempa Flores di Ende, Bank NTT Salurkan 100 Paket Sembako
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:50 WITA

Terisolasi 17 KM dan Jalur Ekstrem, Warga Desa Waka Sampaikan Apresiasi Tinggi Bantuan PKB Ende

Jumat, 4 September 2026 - 12:10 WITA

Terkait Insiden di Ruang Paripurna, Feri Taso Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 2 September 2026 - 06:29 WITA

IKPI dan KADIN NTT Salurkan Bantuan Sembako SertaTarpal Bagi Warga Terdampak Gempa di Ende

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:43 WITA

Dinas PUPR Lakukan Pembersihan, Jalur Reka Wolokota Kembali Terbuka

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Satlantas Polres Ende Hadirkan Air Minum Bersih Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru

Breaking News

Dugaan Korupsi di Dinas PK Ende, Mantan Kadis Jadi Saksi

Jumat, 4 Sep 2026 - 11:36 WITA