Ende,narasintt.com-Pencarian terhadap Zahran Hariyadin (4), korban hanyut terseret banjir di Kelurahan Onekore, Ende NTT, terus berlanjut.
Tim yang merupakan gabungan dari unsur BPBD Ende, Basarnas, TNI, Polri, dan Pihak Kecamatan Ende Tengah serta relawan dan masyarakat setempat.
Mereka kemudian menyisir saluran air dari tempat kejadian semula menuju pantai Kota Raja dengan berjalan kaki. Minggu (23/02/2025).
Selain menyisir saluran Air, Tim juga melakukan pencarian di sepanjang pantai Kota Raja Ende.
PLT Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ende, Julius Emanuel Riwu mengatakan upaya pencarian secara terstruktur dengan membagi tim menjadi beberapa SRU (Search and Rescue Unit)
Hingga pukul 09.15 Wita, Minggu, 22 Ferbuari 2025, korban masih belum di temukan.
Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian sesuai prosedur operasi yang telah direncanakan.
Kata Julius, pencarian akan berlangsung selama 6 Hari sesuai standar operasional.
“Iya pencarian ini akan terus di lakukan 6 hari kedepan, kita berharap keluarga bersabar dan kita akan lakukan sesuai standar Operasional,” Ungkapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Zahran Hariyadin hanyut terseret arus banjir pada Sabtu 22/02/2025 setelah jatuh ke got.
Pada saat itu, Zahran bersama kedua kakaknya, bermain di pinggiran got di depan rumah mereka.
Kakaknya yang melihat Zahran terjatuh, lalu melaporkan kepada orangtua mereka.
Keluarganya telah melaporkan kejadian itu SKPT Polres Ende pada hari itu juga. /***
Penulis : Fidel Dari
Editor : Narasi NTT








