Ende,narasintt.com- Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda mengaku Pemerintah Daerah (Pemda) Ende kesulitan membayar gaji pimpinan daerah dan Anggota DPRD.
Hal itu lantaran, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2024 tidak mencapai target yang ada.
Kata Badeoda, Target PAD kabupaten Ende di Tahun 2024 adalah 75 Milyar, namun Pemda hanya berhasil mendapatkan 22 Milyar.
“Jadi kita susah bayar gajinya pimpinan daerah dan anggota DPRD”. Kata Badeoda melalui sambutannya dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Ende Tengah di Kafe Miou-Miou. Rabu (19/03/2025).
Selain itu, Badeoda juga mengaku bahwa Pemda Ende memiliki hutang di tahun 2024 yang harus dibayar.
Karena hutang tersebut, dia menilai saat ini Pemda Ende tidak sehat.
“Saya jujur saja saya bilang kebetulan kita tahun 2024 ada hutang. Jadi, hari ini bapak ibu harus tahu bahwa kabupaten Ende sedang tidak sehat, karena hutang. Hutang harus bayar,” jelas YBB.
Pantauan media beberapa waktu lalu, Bupati YBB lantas menawarkan anggota DPRD Ende untuk mengalihkan penggunaan dana Pokir untuk membiayai pelayanan publik.
Kendati demikian, hingga saat ini total hutang tersebut belum terungkap secara pasti, meski awak media Ende terus mengkonfirmasi BPKAD Ende./***
Penulis : Fidel Dari
Editor : Narasi NTT







