Selain itu juga seharga Rp. 40.000 hingga, Rp. 50.000. Takaran yang digunakan oleh pedagang eceran yakni menggunakan bekas botol air mineral.
“Harga yang diberlakukan oleh pelaku usaha HET BBM sesuai dengan ukuran BBM yang diisi pada botol plastik aqua. Harga BBM isi setengah botol Rp. 20.000 sedangkan harga BBM botol penuh harga Rp. 35.000” Tambahnya.
Kata Bertholomeus, kenaikan harga demkian menambah beban warga yang membutuhkan BBM untuk aktivitas harian.
Sementara itu, salah seorang warga yang ditemui saat mengantre di SPBU Mautapaga, Senin (11/08/2025) siang, justru mempertanyakan pernyataan dari TP2D Bidang Ekonomi Pemkab Ende.
“Kemarin omong di media bilang normal. Tapi ini masih antri. Saya tadi malam antri. Tapi tidak dapat lagi karena hanya sampai jam 10,ini hari datang lagi, kalau normal berarti antrian tidak harus menumpuk seperti ini” Ungkapnya sambil mendorong motor.
Hingga berita ini diturunkan, Disperindag Kabupaten Ende belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah penanganan situasi di lapangan.
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi







