Tentang Konflik Tanah di Jalan Irian Jaya, SVD Beri Penjelasan

- Penulis Berita

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Superior Provincialis SVD Ende, Pater Eman Embu, SVD/ Sumber Foto: Istimewa

Superior Provincialis SVD Ende, Pater Eman Embu, SVD/ Sumber Foto: Istimewa

Ende, narasintt.com- Menanggapi ketegangan dan penggusuran yang terjadi di Jalan Irian Jaya, Superior Provincialis SVD Ende, Pater Eman Embu, SVD, secara resmi memberi penjelasan.

Sebagaimana yang dihimpun media ini, Pater Eman, menguraikan enam poin terkait itu, pada Rabu (6/05/2026). Berikut isi lengkap dari penjelasannya.

Pertama, Sebelum rumah mereka digusur, dua kali saya menemui para korban penggusuran, Ibu Sadipun dan keluarga. Pertama Kami bertemu di Ende pada 23 Februari 2026, dan yang terakhir, pada 3 Mei 2026, sehari menjelang penggusuran, kami bertemu di Maumere, karena saya lagi menjalankan tugas-tugas di Seminari Tinggi Ledalero dan di Maumere.

Baca Juga:  Lomba Mural Sumpah Pemuda di Maumere: Aksi Seniman Lokal Lawan Gempuran AI

Dalam pertemuan-pertemuan itu kami bersama-sama mencari jalan untuk mengatasi kesulitan yang sedang mereka alami.​

Kedua, Dalam pertemuan yang paling akhir di Maumere tanggal 3 Mei 2026 lalu, keluarga korban itu meminta agar ada perwakilan SVD yang hadir jika Pemda benar melakukan penggusuran.

Baca Juga:  Bawaslu Ende Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja Untuk PKD Yang Meninggal

Untuk itu, saya menugaskan dua imam SVD, yaitu Pater Raymond Lorenzo Eureka (Erik) dan Pater Yosef Meda, untuk berada bersama mereka dan meminta agar penggusuran itu ditunda dan didialogkan lagi, tetapi Pemda Ende tetap pada rencananya dan melakukan penggusuran.

Penulis : Fidel Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Alumni AAP/STPM Santa Ursula Ende di Timor-Leste Gelar Misa Arwah dan Ziarah Kenang Sr. Ferdinanda Ngao, OSU​
Jalur Selatan Ndona Terancam Putus Total, Ambulans Nyaris Masuk Jurang Saat Bawa Nakes ke Wolokota
Berita ini 2,150 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Kamis, 10 September 2026 - 13:50 WITA

Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada

Kamis, 10 September 2026 - 12:14 WITA

HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende

Berita Terbaru