Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

- Penulis Berita

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASINTT.COM, ENDE– Puluhan warga Dusun Maurongga, Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, hingga kini masih terpaksa bertahan di tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya menyusul kerusakan pada tempat tinggal mereka akibat gempa berkekuatan 7,7 yang mengguncang pulau Flores.

​Selain rumah yang hancur dan belum bisa ditempati, beberapa fasilitas sanitasi dasar berupa jamban milik warga juga rusak.

Mereka terpaksa mendirikan tenda darurat di luar rumah, dengan tarpal bekas, kain dan material kayu seadanya.

“Kami buat seadanya, untuk bisa tidur malam. karena belum bisa masuk rumah, rumah sudah rusak, takut runtuh. Kasihan anak-anak” Ujar Siti Hajar, warga Maurongga yang ditemui di tenda darurat.

Siti Hajar juga mengaku khwatir jika musim penghujan tiba. Lantaran tenda darurat yang ditempati belum dapat menjamin kenyamanan mereka dari hujan.

Kondisi tersebut memaksa mereka hidup dalam keterbatasan tanpa sanitasi yang layak dan memicu kekhawatiran akan timbulnya masalah kesehatan bagi anak-anak dan lansia di lokasi pengungsian.​

Baca Juga:  Bocah Hanyut Terseret Banjir Belum Ditemukan, Pencarian Terus Berlanjut

Di tengah situasi itu, kekecewaan warga terungkap akibat proses pendataan yang dinilai tidak merata oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ende di lapangan.

Warga mendapati hanya sebagian kecil rumah yang didata, sementara puluhan rumah lainnya terlewatkan.

Saat diprotes, warga mengaku bahwa petugas verifikasi berdalih bahwa data yang mereka bawa bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Minggu lalu, petugas dari PU datang cek rumah di sini, mereka juga kaget, kenapa ada rumah yang tidak didata. Itu sekitar puluhan rumah, petugas itu juga kaget, dan bilang mereka datang bawa data dari BPBD. Kami di sini rata-rata semua rumah rusak, ada yang retak, ada yang berat sekali, ada yang tiang, balok terlepas ini juga masih ada yang tidak didata” Ungkap Astuti Dachlan, warga Maurongga.

Baca Juga:  Bupati Ende Imbau Warga Pulang ke Rumah: Pemkab Salurkan Beras Bagi Keluarga Berpenghasilan Rendah

Astuti berharap, agar BPBD Kabupaten Ende dapat memperhatikan hal itu, dan juga dapat menyalurkan bantuan tarpal bagi mereka yang masih berada di tenda darurat.

Sementara, ​Sekretaris BPBD Kabupaten Ende, Emanuel Yulius Riwu saat dikonfirmasi, Jumat (11/09/2026) pagi, mengakui adanya kekeliruan data di lapangan.

Pihaknya berharap pemerintah desa dan warga dapat bahu-membahu menyampaikan data secara jujur agar proses verifikasi ulang dapat segera dilakukan dengan akurat.​

Masyarakat Desa Maurongga kini mendesak agar validasi ulang benar-benar direalisasikan secara transparan.

Mereka berharap penanganan pasca bencana, penyaluran logistik, perbaikan fasilitas sanitasi, serta bantuan rehabilitasi rumah dapat segera disalurkan secara adil yang dimulai dengan data yang benar agae tidak ada korban yang luput dari pendataan/***

Penulis : Fide Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Alumni AAP/STPM Santa Ursula Ende di Timor-Leste Gelar Misa Arwah dan Ziarah Kenang Sr. Ferdinanda Ngao, OSU​
Jalur Selatan Ndona Terancam Putus Total, Ambulans Nyaris Masuk Jurang Saat Bawa Nakes ke Wolokota
Terisolasi 17 KM dan Jalur Ekstrem, Warga Desa Waka Sampaikan Apresiasi Tinggi Bantuan PKB Ende
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Kamis, 10 September 2026 - 13:50 WITA

Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada

Kamis, 10 September 2026 - 12:14 WITA

HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende

Berita Terbaru