RSUD Ende Membludak, Pasien Terpaksa Dilayani di Luar Pintu IGD

- Penulis Berita

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE,NARASINTT.COM- Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende kembali mendapat sorotan warga.

Situasi tidak biasa terlihat ketika seorang pasien harus mendapatkan penanganan medis di area luar pintu Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (23/07/2026) pagi.

Pantauan di lokasi, pasien tersebut terpaksa dirawat sementara di selasar/teras IGD akibat kondisi ruangan yang penuh.

“Saya masuk kemarin pagi, dan hari tadi pagi saya diarahkan sementara di luar ini, karena tempat tidur akan digunakan untuk menjahit pasien yang lain. Kasihan juga” Ungkapnya dengan nada lirih.

Kondisi demkian juga terpantau di dalam ruangan UGD, yang tampak dipenuhi sejumlah pasien sejak Selasa (21/07). Beberapa pasien terpaksa sejumlah menempati kursi roda.

Baca Juga:  AMAN Nusa Bunga Sebut Penggusuran Oleh PT. Krisrama di Nangahale Brutal dan Tidak Manusiawi

Sementara, pada Kamis (23/07/2206) pagi, salah satu pasien yang berasal dari Lorong Kalimati dan hendak berobat terpaksa memilih untuk pulang.

“Pasien penuh, tempat tidur tidak ada” Ungkap Security saat membantu menurunkan pasien tersebut dari kendaraan.

“Kami pulang saja, biar cari di tempat lain, di sini sudah penuh, kami biasa ke sini” Ungkap orangtua pasien tersebut. ​

“Tadi malam juga, ada pasien kecelakaan terpaksa tidurnya terus di kursi karena tidak ada tempat tidur, dan belum bisa jahit, itu baru ini pagi spertinya baru jahit, dia tadi malam tidur terus di kursi” Tambah seorang pengunjung.

Keterbatasan Tempat Tidur dan Lonjakan Pasien​Situasi ini memicu reaksi dari pihak keluarga dan warga sekitar yang berada di lokasi.

Baca Juga:  Dua ASN di Sumba Timur Ajukan Keberatan atas Demosi, Soroti Dugaan Pelanggaran Sistem Merit

Mereka mengeluhkan terbatasnya kapasitas IGD RSUD Ende dalam menampung pasien rujukan maupun warga yang membutuhkan pertolongan cepat.​

Meski demikian, para tenaga medis terlihat tetap berupaya memberikan tindakan pertama guna memastikan kondisi vital pasien tetap stabil sembari menunggu ketersediaan tempat tidur (bed) di dalam ruangan.

“Kami minta pemerintah jangan tutup mata, kalau sudah begini masyarakat mau bagaimana. Evaluasi juga ini Rumah Sakit, pelayanan harus baik dan cepat” Imbuh salah satu keluarga pasien​.

Hingga saat ini, Dirut RSUD Ende, dr. Ester Puspita Jelita, yang dikonfirmasi awak media belum menanggapinya.

Penulis : Fide Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Alumni AAP/STPM Santa Ursula Ende di Timor-Leste Gelar Misa Arwah dan Ziarah Kenang Sr. Ferdinanda Ngao, OSU​
Jalur Selatan Ndona Terancam Putus Total, Ambulans Nyaris Masuk Jurang Saat Bawa Nakes ke Wolokota
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Kamis, 10 September 2026 - 13:50 WITA

Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada

Kamis, 10 September 2026 - 12:14 WITA

HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende

Berita Terbaru