Sidak RSUD Ende, Bupati Soroti Hama Tikus dan Bahaya Listrik Hingga Reformasi Total

- Penulis Berita

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​ENDE,NARASINTT.COM— Bupati Kabupaten Ende, Yoseph Benediktus Badeoda membeberkan sejumlah temuan mengejutkan saat melakukan Sidak di RSUD Ende usai melonjaknya jumlah pasien belakangan ini.

Temuan berupa kondisi infrastruktur pendukung operasional RSUD menjadi faktor utama yang berdampak pada kualitas layanan dari Rumah Sakit plat merah tersebut.

Badeoda yang ditemui di rumah jabatannya, pada Jumat pagi (24/07/2027) mengaku khawatir atas kondisi RSUD Ende.

Kata dia, kondisi utama ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tidak layak lantaran sempit dan tidak ada batasan privasi pasien serta kekurangan tempat tidur pasien.

Selain itu, juga aset terbengkalai yakni ruangan lantai dua bekas ruang perawatan pasien COVID-19 yang ditemukan dalam kondisi kosong, mangkrak, dan mengalami kebocoran di banyak titik.

Kondisi ini diperparah dengan buruknya Sanitasi yakni Kamar mandi dan toilet RSUD yang dalam kondisi rusak berat.

Bahkan, instalasi perpipaan juga dipenuhi hama tikus terutama menuju dapur rumah sakit.

Kondisi kelistrikan juga menjadi ancaman nyata dan serius lantaran banyak kabel yang terpasang semrawut dan tanpa ketersediaan teknisi standby harian yang memadai, serta sistem administrasi dan kasir yang masih manual.

Baca Juga:  Sambut Harlah Pancasila,Pemkab Gelar Pekan Ende Street Festival; Parade Laut Ditiadakan

“Ini kalau listriknya mati, ini gawat ini dan tidak ada orang atau tukang listrik yang siaga setiap hari dan orang yang standby untuk perbaikan toilet ” Ungkap Bupati.

Selain masalah fisik, Bupati juga menyoroti kondisi kerja staf dan para Tenaga Kesehatan yang panas karena ketiadaan pendingin udara (AC).

Kondisi ini dinilai memicu stres pada petugas sehingga berdampak pada pelayanan yang kaku dan kurang ramah kepada pasien.

Bupati juga mengungkap temuan berupa indikasi ketidaksesuaian volume pekerjaan pada fisik bangunan gedung Cathlab (Laboratorium Kateterisasi Jantung) yang turut mempengaruhi kualitas pelayanan.

Karena itu, dia menginstruksikan Renovasi Berat hingaa Reformasi total manajemen RSUD Ende yang dimulai dengan merombak ruang IGD untuk sementara agar dapat menampung pasien.

Pembentukan pengawas manajemen yang akan mendampingi dari pekerjaan renovasi awal hingga penguatan kualitas manajemen juga menjadi pekerjaan utama terkait rencana Reformasi itu.

Baca Juga:  Bencana Longsor Tinggalkan Perih, Hingga Kini Warga Wolotopo Timur Masih Mengungsi

“Manajemennya ini, yang harus dirubah total” Tegas Bupati.

Kata Bupati, hasil sidak pada Kamis (23/07/2026). tersebut menjadi pijakan utama pemerintah daerah untuk menetapkan RSUD Ende sebagai prioritas tertinggi dalam skema Perubahan Anggaran pada bulan Juli mendatang.

Langkah ini diambil bukan hanya untuk membenahi pelayanan publik yang dikeluhkan masyarakat, tetapi juga sebagai strategi tercepat Pemkab Ende dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).​

“PAD yang paling cepat dan paling bisa dicapai adalah rumah sakit,” Imbuh Bupati.

Melalui alokasi anggaran pada Perubahan APBD bulan Juli ini, Bupati optimis RSUD Ende dapat bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan yang modern, ramah, dan menjadi tulang punggung utama penerimaan PAD daerah.

Sementara, untuk mengantisipasi lonjakan pasien, pihak manajemen RSUD kini terpantau telah menyiapkan sejumlah tenda darurat di halaman RSUD.

Penulis : Fide Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Alumni AAP/STPM Santa Ursula Ende di Timor-Leste Gelar Misa Arwah dan Ziarah Kenang Sr. Ferdinanda Ngao, OSU​
Jalur Selatan Ndona Terancam Putus Total, Ambulans Nyaris Masuk Jurang Saat Bawa Nakes ke Wolokota
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Kamis, 10 September 2026 - 13:50 WITA

Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada

Kamis, 10 September 2026 - 12:14 WITA

HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende

Berita Terbaru