NARASINTT. COM, ENDE- Warga Loworongga, Desa Nila, Kecamatan Ndona, hingga kini belum menikmati fasilitas listrik PLN.
Ketiadaan akses jalan raya menuju lokasi menjadi alasan utama belum masuknya jaringan penerangan ke wilayah tersebut.
Padahal, titik akhir jaringan listrik PLN di Dusun Leke, Desa Kekasewa hanya berjarak sekitar 800 meter dari Dusun Loworongga, Desa Nila.
Petugas PLN pun telah melakukan survei lapangan beberapa tahun lalu dan mencatat kebutuhan penyambungan jaringan hanya memerlukan 18 tiang listrik.
Terkait kendala transportasi material akibat belum adanya akses jalan, masyarakat menegaskan siap bergotong-royong memikul sendiri 18 tiang listrik dari Desa Kekasewa menuju pemukiman mereka.
Selain itu, warga sudah merelakan lahan perkebunan mereka untuk dilalui jaringan listrik saat musyawarah bersama.
”Kalau kendalanya mobil tidak bisa masuk karena belum ada jalan, kami siap gotong-royong pikul tiang-tiang itu sampai lokasi. Yang penting listrik bisa masuk,” ujar Muhammad Subandi, Tokoh Adat Loworongga. Jumat (23/10/2026)
Subandi juga menyatakan siap jika harus menggunakan perahu motor untuk distribusi tiang listrik ke wilayah mereka.
“Kalau muat dengan motor laut juga kami siap pikul, Seperti yang saya omong, asal listrik bisa masuk” Tegasnya.
Harapan untuk dapat menikmati jaringan Listrik tersebut juga sudah mereka surati langsung pihak PLN ENDE beberapa waktu lalu.
Ketiadaan aliran listrik ini, berdampak langsung pada anak-anak yang harus belajar di bawah remang lampu pelita. Selain itu, kondisi ini juga melumpuhkan potensi ekonomi lokal serta membatasi aktivitas warga pada malam hari.
Subandi berharap Pemerintah Kabupaten Ende dan PT PLN (Persero) ULP Ende segera merealisasikan penyambungan 18 tiang tersebut.
Editor : Redaksi







