PSI Ende; Pemerintah Gagal Menjamin Kesejahteraan Petugas Kebersihan

- Penulis Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris PSI Ende, Anselmus Kaise/Foto:FD

Sekretaris PSI Ende, Anselmus Kaise/Foto:FD

Ende – Sekretaris Fraksi PSI DPRD Ende, Anselmus Kaise, menilai Pemerintah Kabupaten Ende gagal menjamin kesejahteraan petugas kebersihan.

Penilaian ini, menyusul aksi penyegelan kantor Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) oleh seorang petugas kebersihan, Rustam Abdullah, Rabu pagi (21/5), akibat belum menerima gaji selama lima bulan.

Dalam aksi tersebut, Rustam yang sehari-hari bertugas sebagai pengangkut sampah, mengaku kewalahan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Saya cuma minta hak saya. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Istri saya sudah mulai tekan saya terus, anak saya masih umur 4 tahun. Kami butuh makan,” keluh Rustam dengan nada murung.

Baca Juga:  Gubernur NTT, Defisit Perdagangan NTT Butuh Peran PLKP

Menanggapi hal ini, Anselmus Kaise menyebut keterlambatan pembayaran gaji sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam mengurus tenaga kebersihan yang telah berdedikasi mendukung program Ende Bersih.

“Kalau sampai insentif mereka lima bulan tidak dibayar, itu sebenarnya kegagalan kita pemerintah untuk mengurus mereka,” tegas Ansel.

Baca Juga:  Bawaslu Ende dan Delapan Parpol Bersinergi Perkuat Pengawasan Pemilu

Ia menduga, persoalan keterlambatan pembayaran merupakan akumulasi dari masalah yang sudah berlangsung sejak tahun 2024.

“Ini persoalan sepertinya bawaan dari 2024. Kalau lima bulan, berarti terhitung dari awal 2025. Kita minta Kadis fokus pada kesejahteraan petugas kebersihan. Kalau hak-hak mereka tidak dipenuhi, korbannya juga masyarakat,” tambahnya.

Ansel juga meminta Pemkab Ende segera membayarkan hak-hak para petugas kebersihan yang hingga kini belum dibayarkan.

Penulis : Fidel Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang
Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum
Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Berita ini 417 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WITA

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Berita Terbaru