ENDE,NARASINTT.COM – Akses transportasi menuju desa-desa di wilayah selatan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Tenggara Timur (NTT), kini dalam kondisi kritis.
Jalur utama yang menjadi nadi perekonomian warga tersebut terancam putus total akibat longsor dan kerusakan struktur jalan yang kian parah.
Pantauan narasintt.com pada Senin (23/02/2026), kerusakan signifikan terlihat di titik sebelum memasuki Kampung Wolotopo.
Kerusakan ini dipicu oleh ambruknya tembok penahan jalan yang mengakibatkan pengikisan badan jalan secara masif.
Kondisi ini diperburuk dengan tumpukan material longsoran yang menutupi sebagian jalur.
Saat ini, lebar jalan yang bisa dilalui kendaraan hanya tersisa sekitar 2 meter, sementara bahu jalan yang amblas tercatat sepanjang kurang lebih 6 meter.
Kondisi ini menciptakan kekhawatiran besar di tengah masyarakat, mengingat keselamatan jiwa pengendara roda dua maupun roda empat.
Selain itu, jika jalan ini putus, distribusi logistik dan kebutuhan pokok ke wilayah selatan Ndona akan lumpuh total.
Tidak ada jalur alternatif yang memadai bagi warga untuk keluar-masuk wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya perbaikan serius dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ende.
Berberapa warga, terpantau menghentikan kendaraan mereka saat melintas untuk membersihkan material longsoran agar dapat dilalui dengan nyaman.
Warga berharap pemerintah tidak menunggu hingga akses benar-benar putus atau memakan korban jiwa untuk mulai bergerak.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Ende melalui dinas terkait segera menyikapi kondisi ini. Ini satu-satunya jalan kami,” ujar salah satu warga yang melintas.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah darurat, minimal dengan memasang rambu peringatan dan melakukan penguatan sementara pada badan jalan yang terkikis sebelum kerusakan meluas/***
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi








