Menurutnya, harus mengutamakan dialog bermartabat dengan prinsip cinta kasih. Untuk itu, AMAN mengecam tindakan brutal PT. Krisrama. Selain itu, AMAN juga mendesak agar segera menghentikan penggusuran rumah serta tanaman Suku Soge dan Goban Runut di Nangahale.
“Hentikan penggusuran Masyarakat Adat di Nangahale,” Tegasnya.
Lanjut Herson, informasi dari lapangan terkonfirmasi sudah 50 lebih unit rumah dan ratusan tanaman milik Masyarakat Adat di Nangahale tergusur. Tindakan brutal penggusuran tersebut melibatkan pengawalan ketat aparat polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Sikka.
Dalam aksi tersebut juga terpantau beberapa preman kampung yang mengikat kain merah di atas kepala mereka.
Herson menduga PT. Krisrama sengaja menghadirkan para preman tersebut untuk menekan Masyarakat Adat Suku Soge dan Goban Runut.
“Kita menduga kehadiran preman-preman ini by desaign, bagian dari skenario untuk menciptakan konflik horizontal,” Imbuhnya./***
Penulis : Narasi NTT
Editor : Narasi NTT
Sumber Berita : Press Release
Halaman : 1 2








