Batasi Penyebaran ASF, Distan Ende Larang Lalu Lintas Ternak Babi

- Penulis Berita

Rabu, 26 Februari 2025 - 12:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menyemprotkan disinfektan pada kandang babi milik warga untuk membatasi penyebaran virus ASF/foto:AA

Petugas menyemprotkan disinfektan pada kandang babi milik warga untuk membatasi penyebaran virus ASF/foto:AA

ENDE,narasintt.com- Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, NTT melarang lalu lintas ternak babi untuk sementara.

Distribusi daging babi dan produk olahan dari ternak babi antar kecamatan maupun ke luar wilayah Kabupaten Ende, pun juga dilarang.

Hanya babi atau produk babi yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang di perbolehkan untuk di pindahkan.

Baca Juga:  Demo di Kejari Ende; PMKRI Sentil Penyelesaian Sejumlah Dugaan Kasus Korupsi

Plt Kadis Pertanian Ende, Ibrahim Gadir Dean, kepada media, Rabu (26/02/2025) mengatakan, hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus Demam Babi Afrika (ASF), di Kabupaten Ende.

Sebab pemeriksaan terhadap 808 sampel darah babi mati mendadak, yang dikirim ke laboratorium veteriner Denpasar, Bali beberapa waktu lalu. Menyatakan bahwa Enam sampel darah babi positif terjangkit ASF.

Baca Juga:  Kesetrum Saat Panjat Tiang Listrik, Pekerja PLN di Sikka NTT Tewas

Enam sampel yang positif ASF itu, masing-masing berasal dari tiga lokasi berbeda.

Dua sampel dari Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah; dua sampel dari Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko dan dua sampel lainnya dari Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona.

Penulis : Fidel Dari

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang
Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum
Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Berita ini 255 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WITA

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Berita Terbaru