Program Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Warga
Melihat kondisi ini, Laznas Al Irsyad menggagas Program Pembangunan Sumur Air Tawar Pulau Ende 2025 sebagai solusi berkelanjutan.
Program ini dimulai sejak pertengahan Agustus 2025 dengan tahapan sosialisasi, pengurusan wakaf tanah, survei geologi, hingga eksekusi pembangunan.
Dalam tahap awal, Laznas menargetkan pembangunan 17 sumur di Pulau Ende dan 3 sumur di daratan Ende, dengan estimasi waktu pengerjaan 2-3 bulan.
Kabar gembira datang dari lapangan, di mana dua titik sumur pertama (Sumur 2A dan 2B) di Dusun Ekoreko, Desa Rorurangga, telah berhasil mengeluarkan air tawar dengan debit sementara 22 liter per menit.
“Kehadiran air tawar di tanah yang selama ini kering dan asin menjadi tanda awal perubahan besar. Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup, mendukung kegiatan pendidikan, dan mempermudah warga dalam beribadah,” tutup Nisa.
Keberadaan sumur bor ini menjadi simbol kehadiran Laznas Al Irsyad di tengah rakyat yang membutuhkan, membuktikan bahwa secercah harapan dapat tumbuh di tengah keterbatasan, membawa doa dan semangat gotong royong untuk kehidupan yang lebih baik./***
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi








