Pagi Gelisah, Malam Pasti: Bupati Ende Akhiri Kontroversi Nasib P3K Ende

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 06:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Ende memastikan bahwa dalam pekan ini, SK untuk 1.333 tenaga P3K akan resmi diserahkan

Ende, Narasintt.com – Kabar meresahkan mengenai pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Ende yang sempat memicu kontroversi di Senin pagi (06/10/2025) akhirnya tuntas pada Senin malam.

Nasib 1.333 calon P3K yang sempat terombang-ambing kini menemui kepastian.

Keresahan itu bermula dari ucapan Bupati Ende, Yoseph Benediktus Tote Badeoda, yang mengutarakan kekhawatiran Pemkab Ende tidak mampu membayar gaji P3K di tahun 2026.

“Kita lagi hitung-hitung juga ini, kita mau angkat mereka atau tunda, karena kita beban tahun depan terlalu banyak jangan-jangan kita tidak bisa bayar mereka,” sebut Bupati.

Baca Juga:  Terkait Insiden di Ruang Paripurna, Feri Taso Klarifikasi dan Minta Maaf

Ungkapan tersebut seketika memicu kegelisahan masif bagi semua calon P3K yang telah berjuang melewati seleksi.

Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika hal tersebut tidak segera diselesaikan oleh Pemda Ende.

Jaminan Anggaran Rp165 Miliar

Tak berselang lama, di malam hari yang sama, Bupati menggelar konferensi pers bersama beberapa wartawan bertugas di Ende. Bupati Yoseph menegaskan bahwa segala urusan administrasi dan teknis telah selesai.

“Untuk P3K, tidak ada lagi persoalan yang prinsipil. Pemerintah Kabupaten Ende memastikan bahwa dalam pekan ini, SK untuk 1.333 tenaga P3K akan resmi diserahkan,” tegasnya.

Baca Juga:  NasDem Sikka Rayakan HUT Dengan Aksi Sosial dan Olahraga

Lebih lanjut, untuk menjawab kekhawatiran finansial yang sempat ia lontarkan di pagi hari, Bupati Yoseph juga mengumumkan alokasi anggaran fantastis.

Pemkab Ende menjamin ketersediaan dana sebesar Rp165 miliar untuk membiayai kebutuhan gaji dan tunjangan P3K pada tahun anggaran 2026.

Penegasan dari Bupati ini menjadi titik akhir bagi sejumlah spekulasi mengenai kepastian nasib ribuan tenaga P3K tahun 2024, yang terakumulasi dari tenaga P3K penuh waktu dan paruh waktu.

Penulis : Fidel Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang
Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum
Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WITA

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Berita Terbaru