Pemerintah Kabupaten Ende memastikan bahwa dalam pekan ini, SK untuk 1.333 tenaga P3K akan resmi diserahkan
Ende, Narasintt.com – Kabar meresahkan mengenai pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Ende yang sempat memicu kontroversi di Senin pagi (06/10/2025) akhirnya tuntas pada Senin malam.
Nasib 1.333 calon P3K yang sempat terombang-ambing kini menemui kepastian.
Keresahan itu bermula dari ucapan Bupati Ende, Yoseph Benediktus Tote Badeoda, yang mengutarakan kekhawatiran Pemkab Ende tidak mampu membayar gaji P3K di tahun 2026.
“Kita lagi hitung-hitung juga ini, kita mau angkat mereka atau tunda, karena kita beban tahun depan terlalu banyak jangan-jangan kita tidak bisa bayar mereka,” sebut Bupati.
Ungkapan tersebut seketika memicu kegelisahan masif bagi semua calon P3K yang telah berjuang melewati seleksi.
Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika hal tersebut tidak segera diselesaikan oleh Pemda Ende.
Jaminan Anggaran Rp165 Miliar
Tak berselang lama, di malam hari yang sama, Bupati menggelar konferensi pers bersama beberapa wartawan bertugas di Ende. Bupati Yoseph menegaskan bahwa segala urusan administrasi dan teknis telah selesai.
“Untuk P3K, tidak ada lagi persoalan yang prinsipil. Pemerintah Kabupaten Ende memastikan bahwa dalam pekan ini, SK untuk 1.333 tenaga P3K akan resmi diserahkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, untuk menjawab kekhawatiran finansial yang sempat ia lontarkan di pagi hari, Bupati Yoseph juga mengumumkan alokasi anggaran fantastis.
Pemkab Ende menjamin ketersediaan dana sebesar Rp165 miliar untuk membiayai kebutuhan gaji dan tunjangan P3K pada tahun anggaran 2026.
Penegasan dari Bupati ini menjadi titik akhir bagi sejumlah spekulasi mengenai kepastian nasib ribuan tenaga P3K tahun 2024, yang terakumulasi dari tenaga P3K penuh waktu dan paruh waktu.
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi







