Peduli Korban Gempa Flores: SPPG BGN di Ende Tengah Salurkan 400 Paket Sembako​

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASINTT. COM, ENDE — Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) di Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan aksi nyata solidaritas kemanusiaan.

Sebanyak 400 paket bahan makanan disalurkan kepada warga terdampak gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026 lalu.​

Penyalurannya dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu (19/8) dan Kamis (20/8/2026), melalui Posko Tanggap Bencana Kecamatan Ende Tengah yang meliputi wilayah Kelurahan Potulando, Kelimutu, Paupire, dan Onekore.

​Sejak hari pertama, Rabu (19/8/2026), tiga unit SPPG langsung bergerak menyerahkan total 300 paket sembako. Ketiga unit tersebut masing-masing menyumbangkan 100 paket, yakni: ​SPPG Ende–Ende Tengah Paupire 1, SPPG Ende–Ende Tengah Paupire 2, ​dan SPPG Ende–Ende Tengah Paupire 3.

Baca Juga:  Polres Ende Tanam Jagung Serentak di 5 Hektar Lahan, Kuatkan Sinergi Demi Ketahanan Pangan Nasional

Seluruh bantuan gelombang pertama ini diterima langsung oleh Camat Ende Tengah, Yulianus A. Laga Pasa, di Posko Tanggap Bencana.​

Aksi berlanjut pada hari kedua, Kamis (20/8/2026). Kepala SPPG Ende–Ende Tengah Potulando, Melkianus Guka, hadir langsung menyerahkan tambahan 100 paket bahan makanan.

Sekretaris Kecamatan Ende Tengah, Maria Apriasna Bhia, yang mewakili pihak kecamatan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi cepat tanggap dari para kepala SPPG bersama pemerintah kecamatan dalam meringankan beban warga.​

“Kami ucapkan apresiasi dan terima kasih kepada empat SPPG di Kecamatan Ende Tengah yang sudah membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan untuk membantu warga terdampak,” ujar Apriasna.​

Apriasna menegaskan bahwa pihak kecamatan akan melakuklan pendataan secara menyeluruh dan teliti terlebih dahulu.

Baca Juga:  Pagi Gelisah, Malam Pasti: Bupati Ende Akhiri Kontroversi Nasib P3K Ende

Langkah ini diambil untuk memastikan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling berhak dan membutuhkan.​

“Kita akan data secara baik, setelah itu baru kita distribusi,” tegasnya.​Sinergi Lintas Sektor di Lokasi Bencana.​Proses penyaluran bantuan dari SPPG ke posko kecamatan turut dikawal dan didampingi oleh berbagai unsur pendukung.

​Keterlibatan aktif SPPG yang sejatinya mengemban fungsi utama pemenuhan gizi masyarakat dalam situasi darurat ini membuktikan bahwa peran lembaga sosial dapat diperluas untuk memberikan dukungan moral dan material bagi masyarakat dalam menghadapi bencana.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan serta memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak di Kabupaten Ende.

Penulis : Fide Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang
Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum
Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WITA

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Berita Terbaru