NARASINTT.COM, ENDE – Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda, mengajak seluruh masyarakat yang masih bertahan di luar rumah akibat trauma gempa untuk kembali ke kediaman masing-masing.
Langkah ini diambil menyusul laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan bahwa aktivitas gempa susulan saat ini sudah tidak lagi membahayakan.
”Kita semua trauma gempa, tetapi menurut laporan BMKG resmi, gempa susulan yang terus terjadi sekarang ini sudah tidak lagi membahayakan. Jadi mari kita kembali ke rumah dan bersama-sama saling menguatkan satu sama lain,” Tulis Bupati melalui akun media sosialnya .Jumat (21/8/2026).
Selain itu, Badeoda juga memastikan Jajaran Pemda Ende mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan saat ini dikerahkan penuh untuk mendistribusikan bantuan logistik dari berbagai pihak, khususnya kepada warga yang terdampak di wilayah pelosok.
Dia juga mengingatkan warga yang tidak terdampak agar menjaga solidaritas dan tidak memanfaatkan situasi untuk ikut meminta bantuan, demi memastikan logistik benar-benar sampai kepada yang berhak.
ASN dan Guru Kembali Beraktivitas Normal
Sebagai motor penggerak kehidupan sosial dan pelayanan publik, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta guru di lingkungan Pemkab Ende diinstruksikan untuk kembali berkantor dan melayani masyarakat setelah tiga hari menjalani kebijakan Work From Home (WFH).
Kalangan pegawai dan pendidik ini diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat untuk bangkit dan memulai kembali aktivitas normal pasca bencana.
Di lain sisi untuk meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemkab Ende juga telah mulai menyalurkan stimulus beras sebanyak 30 kg untuk tiga bulan ke depan yang menyasar 50.000 kepala keluarga di 278 desa dan kelurahan.
Pemda Ende memastikan pendataan terhadap rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa terus berjalan agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan.
Penulis : Fide Dari
Editor : Redaksi







