WAINGAPU, NARASI NTT.COM – Persewa Waingapu, wakil Sumba Timur, bakal menghadapi ujian berat di laga fase Grup F El Tari Memorial Cup (ETMC) ke-34 Liga 4 Zona Nusa Tenggara. Tim besutan pelatih lokal ini akan menghadapi juara bertahan Bintang Timur Atambua (BTA).
Bintang Timur merupakan tim kuat di grup F ini. Langkah awal Persewa Waingapu dalam ETMC kali ini adalah berhadapan dengan Persamba Manggarai Barat, yang berlangsung sore ini Rabu (12/11/2025) pukul 17.00 Wita.
Persewa menjadi salah satu tim yang paling awal tiba di Ende. Persiapan panjang dilakukan dengan harapan bisa bertahan lama di Kota Pancasila, bahkan bermimpi pulang paling akhir membawa trofi turnamen paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur itu. Namun, ambisi besar tersebut langsung mendapat hadangan berat dari sang juara bertahan.
Bintang Timur Atambua kini menjelma menjadi kekuatan baru sepak bola NTT. Setelah debut kurang memuaskan di ETMC 2022 di Lembata, tim asal Atambua ini bangkit luar biasa.
Pada edisi ke-32 di Rote Ndao tahun 2023, mereka melaju hingga final sebelum akhirnya kalah dari PSN Ngada. Namun, mereka membalasnya di edisi ke-33 Maret 2025 di Ende dengan menumbangkan Persebata Lembata lewat comeback dramatis 3–2 untuk meraih gelar juara pertama mereka.
Kekuatan Bintang Timur tak hanya terlihat di level senior, tetapi juga di kelompok usia muda. Program pembinaan usia dini berjalan rapi dengan hasil nyata.
Tim Soeratin U-17 mereka menjadi runner-up di Ngada tahun 2023 setelah kalah dari PSN Ngada, lalu menebusnya dengan menjadi juara di Kupang beberapa bulan kemudian. Catatan ini membuat Bintang Timur jadi lawan yang sangat disegani di setiap turnamen.
Meski begitu, Persewa Waingapu tidak boleh kalah sebelum bertanding. Mereka punya sejarah yang patut dibanggakan: pernah menjuarai El Tari Memorial Cup 2004 di Sumba Barat.
Catatan itu setara dengan satu gelar milik Bintang Timur, modal sejarah yang bisa menambah kepercayaan diri tim kebanggaan warga Sumba Timur tersebut.
Secara kompetitif, Persewa memang minim jam terbang karena kompetisi lokal seperti Bupati Cup belum berjalan rutin. Namun, ajang itu tetap memberi gambaran awal soal potensi dan peta kekuatan sepak bola Sumba Timur. Tantangannya kini adalah bagaimana pemain Persewa tampil disiplin, menjaga fokus, dan memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
Bintang Timur Atambua dikenal dengan gaya bermain ball possession cepat, rotasi lini tengah yang rapi, serta serangan balik mematikan dari sektor sayap.
Pergerakan gelandang kreatif seperti Crespo Hale sering jadi kunci dalam membongkar pertahanan lawan. Jika Persewa mampu menutup ruang di lini tengah dan memotong arus bola dari sayap, mereka bisa menciptakan permainan yang lebih seimbang.
Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Persewa. Kalah bukan berarti tamat, namun hasil positif, bahkan satu poin, akan sangat berarti untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Semua akan kembali pada mental bertarung, disiplin taktik, dan keyakinan bahwa bola selalu bundar di atas lapangan hijau Marilonga/***
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Tim Redaksi







