ENDE, NARASI NTT. COM- Nasib tiga perangkat desa di Desa Detubela Kecamatan Wewaria, Ende NTT kini dipertaruhkan.
Ketiganya yakni Kristina Maria Lela, Anselmus Tibo, dan Ignasius Rua. Pengabdian mereka sejak tahun 2017 harus berakhir melalui surat sakti berupa SK Pemberhentian yang diduga kuat menabrak aturan.
Pada SK Tersebut, terpampang jelas, tanda tangan dan stempel sang Kades, Eustakhius Kota, tertanggal 1 Januari 2026.
Namun, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ende mengecam hal tersebut sebab cacat prosedur dan mesti ditinjau kembali.
Sekretaris PPDI Ende, Elisius Ba menjelaskan berdasarkan kajian PPDI, SK tersebut sama sekali tidak mencantumkan rekomendasi tertulis dari Camat, yang merupakan syarat mutlak sesuai Permendagri Nomor 67 Tahun 2017.
“Sangat disayangkan, perangkat desa yang sudah bekerja sejak 2017 ini diberhentikan hanya berdasarkan rapat evaluasi kinerja dengan BPD dan masyarakat.
Secara regulasi, itu tidak cukup. Kepala Desa wajib berkonsultasi dan mengantongi rekomendasi Camat sebelum mencopot jabatan perangkatnya” Ungkapnya kepada narasintt.com. Senin (16/03/2026).
Terhadap itu, kata Elisius, ketiga perangkat desa tersebut juga telah melayangkan surat keberatan resmi kepada Pemerintah Desa.
Langkah ini diambil sebagai upaya administratif untuk menuntut keadilan serta meminta peninjauan kembali atas keputusan yang dinilai sepihak tersebut.
PPDI pun telah menyurati Camat setempat agar segera memerintahkan Kepala Desa Detubela untuk mencabut SK tersebut demi menghindari konsekuensi hukum yang lebih luas.
PPDI berharap DPMD Ende segera menyikapinya agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang jabatan di lingkup pemerintah Desa yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat
“Kami meminta Dinas PMD Kabupaten Ende bertindak objektif. Jangan sampai prosedur yang salah ini dibiarkan, karena berpotensi memicu gugatan hukum dan mengganggu pelayanan kepada masyarakat desa,” Tegasnya.
Sementara Kades Detubela, Eusthakius Kota saat dikonfirmasi media ini mengatakan dirinya belum dapat menjelaskan karena masih berada di tempat kedukaan.
“Besok baru bisa di jelaskan,soalnya ini masi di trmpat duka,makasih” Tulis Kades Eus melalui Whatsappnya.
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi







