SuperSUN, Sinar Harapan Baru Warga Kalamba

- Penulis Berita

Rabu, 6 Agustus 2025 - 06:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan LV Panel Surya SuperSUN Oleh Para Petugas PLN UP2K Sumba di Salah Satu Rumah Warga Desa Kalamba Sumba Timur/foto: Isitmewa

Pemasangan LV Panel Surya SuperSUN Oleh Para Petugas PLN UP2K Sumba di Salah Satu Rumah Warga Desa Kalamba Sumba Timur/foto: Isitmewa

Sumba Timur, narasintt.com – Di balik perbukitan kering dan angin kencang Sumba Timur, harapan baru kini menyala terang di Desa Kalamba. Untuk pertama kalinya, warga desa terpencil ini menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh, berkat hadirnya Surya Power Solusi Untuk Negeri (SuperSUN), sebuah inovasi energi bersih dari PLN.

Kamis (17/07) itu bukan hari biasa bagi masyarakat Kalamba. Anak-anak tak lagi belajar di bawah remang lampu pelita, dan ibu-ibu bisa menyiapkan makanan tanpa terburu waktu. Ketika SuperSUN dinyalakan untuk pertama kalinya, senyum dan tepuk tangan warga pecah mengiringi momen bersejarah itu.

“Sudah lama kami bermimpi bisa punya listrik seperti desa-desa lain,” ungkap Lodu Hamba May, Kepala Desa Kalamba. “Sekarang mimpi itu jadi kenyataan. Terima kasih PLN.”

Baca Juga:  Warga Selatan di Bibir Dermaga Karang; Basah Atau Tenggelam

SuperSUN bukan sekadar pembangkit listrik tenaga surya. Sistem ini dirancang khusus oleh PLN dan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau jaringan listrik utama.

Selain ramah lingkungan, SuperSUN juga dilengkapi fitur pemantauan penggunaan listrik melalui aplikasi smartphone—membawa teknologi ke ujung-ujung negeri.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menyebut, pihanya ingin energi tidak hanya hadir di kota-kota besar, tetapi juga menyentuh setiap pelosok.

“SuperSUN adalah bukti bahwa kami serius untuk itu.”Program ini adalah hasil kerja sama antara PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba dan Puslitbang” Ungkap Eko.

Baca Juga:  Pice Kota, Lagu Gawi dan Air Mata Haru; Pesan Rindu Untuk Tetap Terhubung Dengan Tanah Leluhur

Senada, Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto mengatakan, optimisme bahwa inovasi ini bisa diperluas ke desa-desa lain.

“Kami ingin semua desa, tak peduli seberapa terpencil, bisa merasakan terang yang sama,” ujarnya.

Malam itu, Desa Kalamba berubah. Warung kopi kecil tetap buka hingga larut malam, anak-anak duduk di depan televisi, dan suara genset tak lagi terdengar.

Listrik bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka jalan baru bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bagi warga Kalamba, SuperSUN bukan hanya soal teknologi. Ini tentang martabat, kesempatan, dan masa depan yang kini terlihat jauh lebih cerah/***

Penulis : Fidel Dari

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Harmoni dari Kalu Tunas Baru Gereja Kristen Sumba ke-294
Derai Hujan di Puing Harapan Asra Dewi, Jurnalis Bergerak Bentuk “Koin Untuk Ende”
Pice Kota, Lagu Gawi dan Air Mata Haru; Pesan Rindu Untuk Tetap Terhubung Dengan Tanah Leluhur
Belum Merdeka, Warga Selatan Harus Bertaruh Nyawa
Luka Lucky, Luka Kita Semua
Pesan Cinta Kapolres Ende, Mengawal Semangat Kemerdekaan dari Jalan ke Hati Warga
Menulis dari Sekolah: Upaya Kecil Menumbuhkan Jurnalis Muda di Alsiora
Teriakan dari Desa Habi: Proyek Air Minum Miliaran Rupiah Gagal, Warga Merana, Jaksa Harus Segera Bertindak
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:33 WITA

Harmoni dari Kalu Tunas Baru Gereja Kristen Sumba ke-294

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:34 WITA

Derai Hujan di Puing Harapan Asra Dewi, Jurnalis Bergerak Bentuk “Koin Untuk Ende”

Senin, 29 September 2025 - 16:10 WITA

Pice Kota, Lagu Gawi dan Air Mata Haru; Pesan Rindu Untuk Tetap Terhubung Dengan Tanah Leluhur

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:47 WITA

Belum Merdeka, Warga Selatan Harus Bertaruh Nyawa

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:32 WITA

Luka Lucky, Luka Kita Semua

Berita Terbaru