Sekretaris DPD GMNI NTT, Yakobus Madya Sui, mengatakan bahwa aksi tersebut menyadarkan bangsa untuk memberi penghormatan atas jasa para pahlawan.
”Makna seribu lilin adalah menyadarkan bangsa akan terang jalan yang di buka para pahlawan. Dahulu kita dalam kegelapan penjajahan, kini kita harus terus berjalan dalam terang kemerdekaan. Lilin ini adalah simbol penghormatan dan pengingat untuk berkonsolidasi menjadi bangsa yang cerdas, kuat, dan bermartabat,” ujar Yakob.
Dia menambahkan, pesan utama untuk NTT adalah agar provinsi ini menyalakan “api yang berkobar-kobar” demi menerangi rakyatnya dan berkontribusi nyata pada persatuan bangsa”Tambahnya.
Mengenai kepahlawanan Riwu Ga, GMNI menilai Pemerintah kerap melupakan jasanya yang tinggal bersama Bung Karno sejak kecil. Dia memiliki peran bersejarah sebagai orang pertama yang menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Selain aksi 1000 lilin, yang turut melibatkan Kepolisian Resort Kupang, sebelumnya GMNI NTT juga melakukan ziarah ke makam Riwu Ga, GMNI
Bagi GMNI NTT, aksi ini bukan sekadar upacara, melainkan gerakan nyata kaum muda untuk memastikan bahwa jasa para pahlawan, terutama Riwu Ga, tidak akan pernah padam dalam ingatan dan pembangunan NTT.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







