Mantan Jurnalis senior itu mengurai beberapa wilayah yang harus segera diintervensi dengan anggaran yang memadai seperti jalur Ndona, Wolotopo-Ngaluroga, Jalur Wolowaru-Jopu, Jalur Kotabaru – Hangalande, Jalur Nangapanda – Kekandere, Jalur Boafeo – Maukaro.
Selain itu juga Jalur Lepkes -Tiwusora, Jalur Saga – Sokoria Kurulimbu, Jalur Nangapanda – Watumite Romarea, Jalur Watuneso – Detupera, Jalur Welamosa- Detukeli serta beberapa ruas jalan lainnya.
Ruas jalan yang disebutkan itu, kata Ansel adalah jalan strategis ekonomis daerah yang jika dibangun secara baik dan tuntas akan meningkatkan daya ungkit ekonomi yang luar biasa karena merupakan kantong produksi pertanian dan perkebunan.
“Kalau jalannya bagus, akan ada pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. itu wilayah produksi pertanian dan perkebunan, selama ini terkendala pemasaran karena akses jalannya buruk. belum lagi kita bicara akses kesehatan dan lain lain” ujar Ansel.
Kata Ansel, pemerintah Daerah harus berani mengambil kebijakan strategis dimaksud dengan melakukan pinjaman daerah karena dimungkinkan secara regulasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah yang berorientasi pada pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat seperti jalan raya.
“Aturan ada. sekarang kita berani tidak, saya pikir bisa dilakukan asalkan benar benar untuk buka akses wilayah ini, apalagi masalah jalan menjadi tuntutan masyarakat yang selalu disampaikan ke lembaga DPRD Ende”imbuhnya.
Penulis : Fidel Dari
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







