Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende

- Penulis Berita

Senin, 2 Februari 2026 - 12:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih jauh, wilayah selatan Ende sesungguhnya menyimpan potensi strategis yang belum terkelola optimal: pertanian lahan kering, kekayaan budaya lokal, serta keindahan alam pesisir yang berpeluang dikembangkan sebagai atraksi pariwisata berbasis kearifan lokal.

Tanpa konektivitas jalan yang memadai, potensi tersebut tetap terisolasi dan tidak mampu berkontribusi pada daya saing daerah. Dengan kata lain, pembangunan jalan bukan beban fiskal semata, melainkan investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dalam konteks inilah, visi dan misi pemerintah daerah diuji.

Baca Juga:  POKIR DALAM POLITIK ANGGARAN

Konektivitas antar wilayah tidak dapat direduksi menjadi slogan dalam dokumen perencanaan. Hal itu harus hadir sebagai kebijakan yang nyata, terukur, dan berkeadilan.

RPJMD seharusnya berfungsi sebagai instrumen koreksi atas ketimpangan historis, bukan sekadar legitimasi administratif bagi proyek-proyek yang secara politis lebih terlihat.

Ende memiliki makna simbolik yang kuat dalam sejarah bangsa sebagai tempat lahirnya gagasan Pancasila. Oleh karena itu, sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menuntut penerjemahan yang konsisten dalam kebijakan pembangunan.

Jika keadilan berhenti di pusat kota dan gagal menjangkau wilayah selatan serta daerah-daerah terisolasi lainnya, maka Pancasila kehilangan relevansi etiknya dalam praktik pemerintahan lokal.

Baca Juga:  MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Kita sadari betul bahwa pembangunan selalu dan merupakan pilihan politik. Pemerintah daerah akan dikenang bukan semata oleh keindahan ruang publik yang dibangun, melainkan oleh keberanian menetapkan prioritas yang menyentuh kebutuhan paling dasar warganya.

Jalan yang menghubungkan desa-desa terisolasi mungkin tidak seatraktif taman kota, tetapi di sanalah keadilan pembangunan diuji dan makna kemerdekaan dirasakan secara nyata/****

Berita Terkait

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange
Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Ende dan Cermin Retak Kemanusiaan Kita
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WITA

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Berita Terbaru

Jajaran Bawaslu Ende Saat Audiens Bersama Bupati Ende/ foto: Fide Dari

Daerah

Resmi Berstatus Satker Bawaslu Ende Siap Tempati Kantor Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 11:56 WITA