Warga Wolokota Perbaiki Jalan, Donasi Cemas di Balik Meja Makan

- Penulis Berita

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Wolokota Swadaya Perbaiki Jalan /Foto: FD

Warga Wolokota Swadaya Perbaiki Jalan /Foto: FD

Ende, narasintt.com, Minggu malam barusan berlalu. Rona Fajar mulai merengesek perlahan. Sinarnya merekah pada celah pepohonan, di bukit Woloora Desa Wolokota sebagai tanda hari baru telah tiba.

Senin, 27 Januari 2025, satu demi satu sosok warga desa Wolokota, Kecamatan Ndona, mulai muncul di sepanjang ruas jalan Wolokota- Reka. Sejak pagi, mereka tampak sibuk.

Beralas kaki dengan modal bekal seadanya, mereka berjalan sejauh kurang lebih 3 Km, menenteng sejumlah alat kerja sederhana.

Mereka melewati jalan tanah yang baru dirintis beberapa tahun lalu oleh pemda Ende, dan bergerak menuju satu tujuan yang sama yakni titik yang disebut Pu”u Naka.

Di titik ini, hiruk pikuk mulai terasa. Satu demi satu kepala secara sadar membentuk kelompok dan barisan. Mulai dari menggaruk tanah, mengumpul bebatuan, kerikil dan membersihkan areal sekitar.

Baca Juga:  Derai Hujan di Puing Harapan Asra Dewi, Jurnalis Bergerak Bentuk "Koin Untuk Ende"

Sekelompok lain, juga tampak sibuk menjunjung bekas kantong semen yang berisi pasir untuk dikumpul. Mereka adalah mama-mama Wolokota yang sejak pagi sudah berjalan kaki ke tempat ini.

Tidak luput dari pandangan, sekelompok pemuda berkulit sawo matang dengan postur kekar tampak asyik memainkan skop berirama khas.

Mereka sibuk mengaduk semen dan pasir seakan mengalahkan terik fajar, meski sesekali asap tembakau tampak menutup wajah.

Sebagian dari mereka juga sibuk dengan urusan menggali dan menempel campuran semen pada batu di sisi jurang. Sementara yang lain menyusun bebatuan pada badan jalan dengan sebutan Stapak.

Swadaya dari Kekhawatiran dan Harapan Bersama

Mereka melakukan itu secara sadar dan sukarela. Tidak ada iming-iming imbalan upah harian kerja.

Baca Juga:  SuperSUN, Sinar Harapan Baru Warga Kalamba

Ignasius Sari, salah satu dari mereka yang bertindak sebagai koordinator menyebutnya dengan istilah “Kerja Swadaya“.

Sebab aktivitas itu tidak berbayar layaknya proyek infrastruktur dari program pemerintah.

Aktivitas itu muncul dari kekhawatiran akan badan jalan yang gampang patah (red:rusak) karena ketiadaan tembok penahan.

Sedang jalan masih berupa jalan tanah yang tidak menjamin kenyamanan dan keselamatan setiap penggunanya.

“Ini kalau tidak cepat diatasi, nanti kalau hujan lagi jalan bisa putus. Apalgi ini posisi badan jalan persis di kali dan tembok penahan tidak ada, kan kasihan. Masyarakat tidak bisa gunakan nanti” Katanya.

Penulis : Narasi NTT

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

Derai Hujan di Puing Harapan Asra Dewi, Jurnalis Bergerak Bentuk “Koin Untuk Ende”
Pice Kota, Lagu Gawi dan Air Mata Haru; Pesan Rindu Untuk Tetap Terhubung Dengan Tanah Leluhur
Belum Merdeka, Warga Selatan Harus Bertaruh Nyawa
Luka Lucky, Luka Kita Semua
Pesan Cinta Kapolres Ende, Mengawal Semangat Kemerdekaan dari Jalan ke Hati Warga
Menulis dari Sekolah: Upaya Kecil Menumbuhkan Jurnalis Muda di Alsiora
Teriakan dari Desa Habi: Proyek Air Minum Miliaran Rupiah Gagal, Warga Merana, Jaksa Harus Segera Bertindak
SuperSUN, Sinar Harapan Baru Warga Kalamba
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:34 WITA

Derai Hujan di Puing Harapan Asra Dewi, Jurnalis Bergerak Bentuk “Koin Untuk Ende”

Senin, 29 September 2025 - 16:10 WITA

Pice Kota, Lagu Gawi dan Air Mata Haru; Pesan Rindu Untuk Tetap Terhubung Dengan Tanah Leluhur

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:47 WITA

Belum Merdeka, Warga Selatan Harus Bertaruh Nyawa

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:32 WITA

Luka Lucky, Luka Kita Semua

Jumat, 8 Agustus 2025 - 11:15 WITA

Pesan Cinta Kapolres Ende, Mengawal Semangat Kemerdekaan dari Jalan ke Hati Warga

Berita Terbaru

Opini

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:44 WITA