Ende-narasintt. com- Langit Ende masih berwarna kelabu ketika satu per satu siswa berkumpul di aula SMA Swasta Asisiora.
Wajah-wajah muda itu terlihat antusias. Hari itu, Kamis 7 Agustus 2025 mereka akan belajar hal baru: menjadi jurnalis.
Bukan pelajaran biasa, melainkan pelatihan jurnalistik yang digagas Persatuan Wartawan Ende (PAWE). Bekerja sama dengan pihak sekolah, para jurnalis dari berbagai media turun langsung ke ruang kelas, berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswi yang haus pengetahuan.
“Ini bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai wartawan. Kami ingin generasi muda tahu bahwa jurnalisme itu penting, dan siapa tahu dari sini lahir calon wartawan masa depan,” ujar Dedi Wolo, ketua PAWE saat membuka kegiatan.
Materi yang disampaikan tak muluk-muluk. Mulai dari pengenalan berita, teknik wawancara, hingga etika menulis. Semua dibungkus ringan agar mudah dipahami siswa, terutama mereka yang belum pernah mengenal dunia jurnalistik.
“Kita harus jeli melihat dan memilah informasi karena setiap informasi tidak semuanya adalah berita. Dan informasi menjadi berita setelah melewati kaidah Jurnalistik dan diproduksi media resmi” Tegas Fidel Dari, Sekretaris Wartawan PAWE dalam materi pembuka.
Penulis : Redaksi Narasi NTT
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








