Yubileum, Nangahale dan Bulldozer Pongah

- Penulis Berita

Selasa, 28 Januari 2025 - 02:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Nangahale, Sikka NTT Menangis di tengah Penggusuran oleh Pt. Krisrama/Sumber:NN

Warga Nangahale, Sikka NTT Menangis di tengah Penggusuran oleh Pt. Krisrama/Sumber:NN

Ya, mantan memang kerap menggores terlalu dalam kenangan dan akhirnya apa yang terjadi: riuh suara gembala hilang terbawa angin.

Hukum Positif dan kunjungan ke Betlehem cumalah rutinitas yang selalu bikin gerah oleh bau tengik ternak dan para gembala yang jarang mandi.

Lalu, sesederhana itukah YUBILEUM dengan tema yang sangat indah “Peziarah Harapan”?

Apakah Yubileum, yang berasal dari perayaan Tahun Yobel dalam tradisi Yahudi (Yobel dalam Bahasa Ibrani: tanduk domba Jantan) dengan kekhasan sosiopolitis (Membebaskan para budak), Sosio-ekonomis (Semua Harta Warisan yang dijual DIKEMBALIKAN kepada keluarga asli), dan Sosiokosmik (tanah tidak boleh digarap) hanyalah gagah-gagahan ala Herodes: “pulanglah ke sini dan beritahukan kepadaku dan nanti aku juga pergi menyembahNya”?

Baca Juga:  Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende

Apakah “membuka” Pintu Suci sama artinya dengan mengangakan mulut Bulldozer, menyeruduk tanpa ampun?

Apakah mengampuni 70 kali 7 kali, yang selalu berarti tanpa batas, tanpa dinding, tanpa perhitungan sama artinya dengan “membiarkan orang berteriak ampun ya ampun berkali-kali di hadapan Bulldozer ”?

Penulis : Pater Charles Beraf SVD, Pastor Paroki Detukeli Ende

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange
Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WITA

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Berita Terbaru

Jajaran Bawaslu Ende Saat Audiens Bersama Bupati Ende/ foto: Fide Dari

Daerah

Resmi Berstatus Satker Bawaslu Ende Siap Tempati Kantor Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 11:56 WITA