Sebagai sumber utama penghidupan warga, pertanian kini terancam oleh lumpur panas yang mengalir ke lahan mereka.
Berdasarkan laporan masyarakat lokal, lebih dari 30 hektar lahan pertanian telah terdampak.
Penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi geotermal dapat memicu gangguan geologi, seperti peningkatan tekanan bawah tanah yang menyebabkan fenomena semburan lumpur panas (Hochstein & Sudarman, 2008).
Kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo memberikan peringatan serius bahwa eksplorasi tanpa mitigasi risiko yang memadai dapat menyebabkan bencana lingkungan yang luas.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mendesak: Apakah AMDAL proyek ini telah benar-benar mempertimbangkan risiko semacam ini? Pertanyaan ini terus menghantui masyarakat yang berada di sekitar proyek.
Potensi Konflik Sosial dan Kehilangan Kepercayaan
Tidak hanya lingkungan, hubungan sosial antara masyarakat, pemerintah, dan pengelola proyek juga mengalami ketegangan.







