Proyek ini seharusnya menjadi langkah besar menuju transisi energi bersih di Indonesia. Namun, pelaksanaan yang kurang matang dapat menjadikan solusi hijau ini sebagai ancaman baru.
Laporan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa pengembangan energi geotermal di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung transisi energi.
Namun laporan tersebut juga menyoroti pentingnya pengelolaan yang hati-hati untuk menghindari dampak sosial dan lingkungan yang merugikan.
Dalam konteks Mataloko, pengelola proyek harus memastikan bahwa potensi energi hijau ini tidak malah menciptakan bencana lingkungan atau konflik sosial.
Mengatasi Tantangan: Langkah yang Harus Diambil
Untuk memastikan proyek geotermal Mataloko memberikan manfaat maksimal tanpa mengorbankan masyarakat terdampak, beberapa langkah mendesak harus segera diambil:







