Protes Pemutusan Air oleh PDAM, Warga Roworena Mengadu Ke Bupati

- Penulis Berita

Jumat, 26 September 2025 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende,narasintt.com- Puluhan warga dari Pu’u Feo, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, mendatangi Kantor Bupati Ende pada Jumat (26/09/2025) siang.

Mereka memprotes tindakan petugas PDAM Ende yang secara tiba-tiba memutus meteran air warga tanpa pemberitahuan sebelumnya.

​Protes ini dipicu oleh insiden yang terjadi pada Kamis (25/09/2025) pagi, di mana petugas PDAM datang dan langsung merusak pipa serta mencabut meteran pelanggan.

Menurut salah satu warga, tindakan tersebut tidak manusiawi dan tanpa etika.

“Bagaimana bisa, tiba-tiba saja datang langsung kasih penyek pipa, tanpa ada pemberitahuan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa pipa dan meteran rusak akibat tindakan petugas.

Baca Juga:  Manajemen RSUD dan PDAM Ende Akan Diganti, Badeoda; Bukan Balas Dendam

Seorang warga lainnya, menyebut jika pemutusan tersebut dikarenakan adanya tunggakan pembayaran iuran air, semestinya petugas hanya melakukan pencabutan pada pelanggan yang terkonfirmasi, bukan melakukan jalur pemutusan sambungan secara menyeluruh.

​Ketua RT 05, Maksi Bela, membenarkan kejadian itu dan menyayangkan sikap petugas PDAM yang terkesan mengabaikan pemerintah setempat.

“Mereka datang, langsung cabut meteran warga. Dan tidak ada pemberitahuan dengan pemerintah setempat,” ujar Maksi.

​Lebih lanjut, Maksi menuturkan bahwa pemutusan ini berdampak pada ratusan Kepala Keluarga di RT 05 dan RT 06, karena jalur pipa air utama ditutup.

Baca Juga:  Terima Pendemo, Feri Tasso; Kami Siap Dievaluasi

Kedatangan warga ke Kantor Bupati bertujuan untuk menemui Bupati Ende, guna meminta agar jalur pipa segera dibuka kembali. Namun warga tak dapat menemui Bupati Ende.

​Saat aksi berlangsung, anggota Sat Pol PP dan personel polisi dari Polres Ende terlihat menenangkan warga. Aksi protes ini berjalan aman dan tidak berlangsung lama.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Plt Dirut PDAM Ende, Donata Ladapase, menolak untuk memberikan keterangan melalui stafnya, dengan alasan tidak punya waktu untuk menerima tamu.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Korupsi di Dinas PK Ende, Mantan Kadis Jadi Saksi
Eksekusi Lahan di Jalan Irian Jaya: Pemda Kantongi Sertifikat, Warga Klaim Hibah SVD
Gakkum Kehutanan Tetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Wanggameti Sumba Timur
9 Tahun Mengabdi, Tiga Perangkat Desa Detubela Dicopot Kades Tanpa Rekomendasi Camat
Diterjang Angin Kencang, Dua Rumah Warga Wolotopo Timur Rusak Berat​
Warga Wolokota Siap Pikul Tiang Listrik di Medan Ekstrem, Desak Pemerintah Segera Bertindak
Gudang Logistik PLN ULP Ende Terbakar Hebat, Warga Berhamburan​
PKB Ende “Buka Kartu” ke Jaksa; Serahkan Dokumen Dugaan Penyimpangan APBD 2025
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:36 WITA

Dugaan Korupsi di Dinas PK Ende, Mantan Kadis Jadi Saksi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:54 WITA

Eksekusi Lahan di Jalan Irian Jaya: Pemda Kantongi Sertifikat, Warga Klaim Hibah SVD

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:23 WITA

Gakkum Kehutanan Tetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Wanggameti Sumba Timur

Senin, 16 Maret 2026 - 21:56 WITA

9 Tahun Mengabdi, Tiga Perangkat Desa Detubela Dicopot Kades Tanpa Rekomendasi Camat

Senin, 9 Maret 2026 - 14:21 WITA

Diterjang Angin Kencang, Dua Rumah Warga Wolotopo Timur Rusak Berat​

Berita Terbaru