Momen ini, turut mengubah strategi dari Tim Pokir DPRD Ende, dengan menggantikan sejumlah pemain. Strategi Armin berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Saling serang, di penghujung laga tidak terhindari. Beberapa kali pemain Pokir DPRD Ende kerap melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan penuerang dari Efisiensi Pemda namun wasit hanya tertawa di pinggir lapangan.
Tidak ada satupun kartu yang keluar dari kantong sang pengadil lapangan. Penonton pun ikut tertawa. Tak ada protes. Tak ada debat. Hanya tawa. Hanya sepak bola.
Tim Efisiensi Pemda Ende pun tidak mau kalah. Hadirnya Domi Mere berhasil menambah gol kemenangan yang mengubah kedudukan 3-1 hingga akhir babak.
Penulis : Redaksi Narasi NTT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







