Pertemuan Tertutup
Manajemen RSUD kemudian menggelar pertemuan tertutup pada Kamis (19/12/2024) untuk mediasi pertemuan antara keluarga Rosalina dari pihak korban dan oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan tersebut.
Pada saat itu, Rosalina didampingi Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRuK-F) Peduli Kasi dan suster SSPS.
Namun manajemen RSUD hanya mengijinkan mediasi dilakukan antara manajemen RSUD, pihak keluarga korban dan terduga pelaku. Awak media yang hadir pun tidak diijinkan untuk meliput mediasi tersebut
Selanjutnya, manajemen RSUD menggelar konferensi pers terkait itu.
Dirut RSUD Ende, dr. Ester Puspita Jelita, mengatakan pada Rabu malam ketika dikonfirmasi media dirinya tidak sempat membalasnya karena dalam proses Akreditasi
Dia pun mengaku kaget atas kejadian itu. Katanya kejadian tersebut merupakan kejadian pertama yang dialami pihaknya.
Menurut Dirut Ester, dalam mediasi oknum perawat yang dilaporkan membantah laporan dari keluarga korban.
Sementara, untuk tindakan lebih lanjut, pihaknya memberhentikan sementara oknum perawat yang diduga melecehkan pasien.
Pihaknya juga menghormati segala proses di kemudian hadir namun untuk pasien bersangkutan masih dalam proses perawatan
Hingga kini, kasus ini telah dilapor secara resmi oleh keluarga korban di Polres Ende, pada Jumat (18/12/2024) yang diwakili Rosalina Taisiwa Mole.
Rosalina yang kembali dikonfirmasi awak media menyebut saat ini korban masih dalam perawatan dan mengalami trauma.
Halaman : 1 2







