Ketua Panitia, Emanuel Yob Mas, juga berpesan agar seluruh tim menjaga sportivitas dan mengedepankan nilai kearifan lokal.
Seksi Olahraga, Mateus Tegu, menjelaskan lomba berlangsung sejak 6–17 Agustus 2025 dengan partai final digelar tepat pada Hari Kemerdekaan.

Sebanyak 17 tim bola voli ikut berpartisipasi, terdiri dari 8 tim putri dan 9 tim putra.
Selain itu, kegiatan jalan sehat, pawai obor, dan api unggun pada 16 Agustus diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk SDK Detuelu dan SMAK Santa Teresa Mukureku.
Dalam renungan api unggun, Frater Aris menekankan bahwa kemerdekaan harus dimulai dari diri sendiri hingga lingkungan sekitar.
“Tuhan bersama orang-orang yang berjuang di jalan yang benar,” katanya.
Pjs Kepala Desa Mukureku, Sebastianus Kaki, dalam amanat upacara kemerdekaan, mengajak generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama pembangunan.
“Kemerdekaan sejati adalah bebas namun tetap bertanggung jawab demi Indonesia Maju,” tegasnya.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







