ENDE,NARASINTT.COM– Uji coba pra-kompetisi El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV 2025 di Stadion Marilonga, Ende, Minggu (19/10/2025), menyajikan pemandangan yang tak terduga: tribun yang lengang.
Laga Perse Ende vs Persematim Manggarai Timur pada sore hari, diikuti Persami Maumere vs Persena Nagekeo di malam hari, sama-sama gagal memancing keramaian.
Bahkan, petugas validasi tiket dari Bank NTT tampak santai, sebuah indikasi minimnya antusiasme publik.
Penonton yang hadir di laga malam hanya mengisi sebagian kecil tribun sektor A dan B. Kondisi ini memicu perdebatan sengit di media sosial, di mana dua faktor utama menjadi sorotan: Cuaca Buruk dan Harga Tiket yang Dinilai Kemahalan.
Keluhan Netizen: “Karcis Terlalu Mahal
Hujan deras yang mengguyur Kota Ende menjelang kick-off sore hari memang menjadi alasan klasik bagi masyarakat untuk enggan beranjak ke stadion.
Namun, di dunia maya, keluhan yang paling dominan adalah soal harga karcis.Dengan harga Ekonomi Rp 20.000 dan VIP Rp 50.000, netizen menilai harga tersebut tidak sesuai untuk level pertandingan uji coba.
“Tiket mahal, tambah hujan, jadi pas sudah jadi alasan,” ujar salah satu Netizen di Facebook.
Panitia Tak Gentar: Ini Adalah Simulasi
Menanggapi kritik dan tribun yang sepi, Ketua Panitia ETMC XXXIV, Piter Mithe, mengaku sudah memperkirakan kondisi ini.
Ia bersikukuh bahwa faktor utama adalah cuaca dan status pertandingan yang masih pra-kompetisi.
“Ini karena faktor cuaca dan saya rasa masyarakat masih menunggu hari H. Ini kan masih pra kompetisi, tapi justru di tahap inilah kami melakukan simulasi banyak hal,” jelas Piter Mithe.
Simulasi yang dimaksud meliputi sistem tiket dengan Bank NTT, koordinasi antar seksi kepanitiaan, hingga uji coba penerangan stadion yang sempat mengalami korsleting.
Meski demikian, panitia memastikan harga tiket tetap tidak berubah selama masa pra-kompetisi, demi menguji simulasi. Evaluasi harga baru akan dilakukan menjelang turnamen resmi ETMC.
Menurutnya, evaluasi hari pertama uji coba berjalan baik dari sisi pengamanan, medis, hingga kebersihan, termasuk kolaborasi dengan pedagang asongan.
“Secara umum kami paham bahwa cuaca juga berpengaruh terhadap kehadiran penonton. Tapi kami optimis, saat laga resmi ETMC nanti, antusiasme masyarakat akan membludak,” tutupnya/***







