Demo di Kejari Ende; PMKRI Sentil Penyelesaian Sejumlah Dugaan Kasus Korupsi

- Penulis Berita

Senin, 17 Maret 2025 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Demo PMKRI di Kejaksaan Negeri Ende/Foto: FD

Aksi Demo PMKRI di Kejaksaan Negeri Ende/Foto: FD

Ende,narasintt.com-Sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ende NTT kembali mencuat dalam seruan aksi demo Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende.

Kasus-kasus tersebut tersirat melalui pernyataan sikap yang dibacakan ketua PMKRI Ende, Marselino Erlan Le”u di halaman Kejaksaan Negeri Ende, Senin (17/03/2025).

Mereka menilai kasus-kasus itu masih menjadi misteri dan menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat Kabupaten Ende NTT.

Karenanya dalam aksi itu, PMKRI Ende mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menuntaskan kasus-kasus tersebut.

Tercatat sebanyak delapan (8) poin dalam pernyataan sikap yang menjadi tuntutan PMKRI Ende.

Baca Juga:  Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Berikut isi pernyataan sikap yang dihimpun narasintt.com

1. Mendesak Polres Ende untuk mengusut tuntas kasus Korupsi Dana Hibah KONI sebesar 2,1 Miliar.

2. Mendesak Mabes Polri untuk mengambil alih Kasus KONI.

3. Mendesak APH untuk segera menangkap tersangka kasus Galian C.

4. Mendesak Kejari Ende untuk segera melakukan Pulbaket dalam dugaan Korupsi tunjangan perumahan dan transportasi yang melibatkan anggota DRPD Ende.

5.Mendukung Kejari Ende dalam proses penanganan kasus bencana alam uang melibatkan anggota DPRD Ende.

6. Mendukung Majelis Hakim yang menangani perkara praperadilan yang melibatkan anggota DPRD Ende dengan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Baca Juga:  PMI Ende Gelar Muskab, Cicih Badeoda Terpilih Jadi Ketua

7. Mendesak Kejari untuk melakukan Pulbaket Proyek SPAM Tahun 2023 di Desa Ndorurea 1 Kecamatan Nangapanda yang menelan anggaran sebesar 900 Juta yang saat ini mubazir.

8. PMKRI Ende mendukung penuh APH dalam mengusut tuntas semua Kasus Korupsi di Kabupaten Ende secara profesional dan transparan.

Diketahui, sebelum membacakan pernyataan sikap di halaman Kejari Ende, PMKRI juga melakukan aksi di halaman Kantor Bupati Ende yang menyerukan penolakan proyek Geothermal di pulau Flores./***

Penulis : Fidel Dari

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang
Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum
Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende
Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende
Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat
Tim Relawan RSJ Naimata Kupang Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Gempa di Ngada
HARHUBNAS ke-55 Tingkat Provinsi NTT Resmi Digelar Besok di Ende
BPBD Ende Klaim Posko Pengungsian Terpusat Kosong, 500 Warga Nioniba Masih di Tenda
Berita ini 466 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WITA

800 Meter dari Listrik Negara: Loworongga Masih Gelap, Warga Siap Pikul Tiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Tekan Angka Kecelakaan di Ende, Satlantas Perketat Edukasi dan Penegakan Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WITA

Juli Laiskodat Salurkan Sembako Untuk Perempuan Dan Lansia Di Ende

Jumat, 11 September 2026 - 09:18 WITA

Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan Gratis Awali Harhubnas oleh Dishub Ende

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WITA

Rumah Rusak, Data Belum Merata; Warga Maurongga Masih di Tenda Darurat

Berita Terbaru