Berkat kerja cepat tim, unit ini sudah beroperasi kembali pada hari yang sama, pukul 16.06, dan terus dipantau untuk memastikan keamanan sistem.
Dengan target beroperasinya kembali PLTU Timor Unit 1, sistem kelistrikan Pulau Timor diharapkan dapat normal kembali pada Jumat lusa (7 November 2025).
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan permohonan maaf dan mengapresiasi kesabaran masyarakat.
“Kami sangat memahami bahwa gangguan listrik ini mengganggu aktivitas masyarakat di rumah, bisnis, dan pekerjaan. Tim kami bekerja siang malam tanpa henti untuk memperbaiki pembangkit listrik dengan cepat dan aman. Kita upayakan Jumat lusa sistem listrik Timor bisa normal kembali,” ujar Eko Sulistyono.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, mengajak masyarakat untuk berempati dan mendukung upaya tim PLN, sambil menekankan pentingnya komunikasi yang transparan.
“Saya juga meminta kepada PLN agar terus memberitahukan masyarakat tentang kondisi yang sedang terjadi, sehingga kita semua bisa memahami dan mempersiapkan diri. Ke depannya, saya berharap gangguan mendadak seperti ini bisa dikurangi dan dicegah,” kata Emi.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







