Sanggahan Bupati Sikka Picu Kericuhan, Dialog Dengan Mahasiswa Memanas

- Penulis Berita

Senin, 3 November 2025 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Dialog antara massa aksi dengan Bupati Sikka di lantai 2 Kantor Bupati Sikka/Foto:Irma

Suasana Dialog antara massa aksi dengan Bupati Sikka di lantai 2 Kantor Bupati Sikka/Foto:Irma

Juventus Kago Sebut Isu Ketiadaan Dokter Anestesi Hoaks, GMNI: Kami Tak Mau Ada Korban!

SIKKA,NARASI NTT .COM– Dialog antara Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dengan aliansi mahasiswa yang terdiri dari GMNI Sikka dan IFTK Ledalero di Kantor Bupati Sikka pada Senin (3/11/2025) berakhir ricuh dan tegang. Kericuhan dipicu oleh sanggahan Bupati yang membantah keras salah satu tuntutan utama demonstran terkait isu ketiadaan dokter anestesi.

Suasana memanas setelah Bupati Juventus menanggapi poin tuntutan yang dibacakan oleh Ketua GMNI Sikka, Wilfridus Iko. Bupati secara tegas menyebut isu ketiadaan dokter anestesi sebagai berita bohong (hoaks), dan menyatakan bahwa dokter yang bersangkutan masih bertugas.

“Kenapa di flayer menulis tidak ada dokter anestesi? Dokternya ada, yang hari ini menyampaikan basisnya hoaks. Dokternya ada, harus memberi informasi yang jujur. Saya sampaikan bahwa hari ini masih ada dokter anestesi, tolong jaga psikologi masyarakat, psikologi pasien, psikologi dokter kita jadikan indikator,” tegas Bupati.

Baca Juga:  Sambut Harlah Pancasila,Pemkab Gelar Pekan Ende Street Festival; Parade Laut Ditiadakan

Pernyataan sanggahan tersebut sontak memicu reaksi keras dari Ketua GMNI Sikka, Wilfridus Iko, yang merasa tidak terima. Perdebatan sengit pun tak terhindarkan antara mahasiswa dan Bupati.

Tuntutan Mahasiswa: Minta Dua Dokter Anestesi

Dalam responsnya, Wilfridus Iko menegaskan bahwa tuntutan mahasiswa didasarkan pada kekhawatiran masyarakat dan hak dasar kesehatan. Ia menyoroti potensi korban akibat kurangnya tenaga medis spesialis di RSUD Sikka.

“Kami tidak mau korban masyarakat Sikka! Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Minta hadirkan dokter anestesi, hanya satu tidak cukup, kita butuh yang pasti, dokter harus dua,” tuntut Wilfridus Iko.

Baca Juga:  Tolak Geothermal; PMKRI Ende Akan Gelar Aksi

Iko juga menyayangkan sikap Bupati yang dinilai tidak serius dalam menyikapi tuntutan tersebut. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menambah dan memastikan ketersediaan tenaga medis, khususnya dokter anestesi.

“Kami akan terus mengawal isu ini hingga tuntutan kami dipenuhi. Kesehatan masyarakat Sikka adalah prioritas utama kami,” pungkas Iko.

Akibat perdebatan yang semakin memanas dan suasana dialog yang tidak kondusif, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan forum dialog. Bupati sempat keluar dari ruangan sebelum akhirnya kembali masuk selang 20 menit kemudian.

Aksi ini menunjukkan bahwa masalah layanan kesehatan di Sikka, khususnya ketersediaan dokter spesialis, masih menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dan solusi nyata dari pemerintah daerah/***

Berita Terkait

Terisolasi 17 KM dan Jalur Ekstrem, Warga Desa Waka Sampaikan Apresiasi Tinggi Bantuan PKB Ende
Terkait Insiden di Ruang Paripurna, Feri Taso Klarifikasi dan Minta Maaf
IKPI dan KADIN NTT Salurkan Bantuan Sembako SertaTarpal Bagi Warga Terdampak Gempa di Ende
Dinas PUPR Lakukan Pembersihan, Jalur Reka Wolokota Kembali Terbuka
Bupati Ende Imbau Warga Pulang ke Rumah: Pemkab Salurkan Beras Bagi Keluarga Berpenghasilan Rendah
Satlantas Polres Ende Hadirkan Air Minum Bersih Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Peduli Korban Gempa Flores: SPPG BGN di Ende Tengah Salurkan 400 Paket Sembako​
Bantu Korban Gempa Flores di Ende, Bank NTT Salurkan 100 Paket Sembako
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:50 WITA

Terisolasi 17 KM dan Jalur Ekstrem, Warga Desa Waka Sampaikan Apresiasi Tinggi Bantuan PKB Ende

Jumat, 4 September 2026 - 12:10 WITA

Terkait Insiden di Ruang Paripurna, Feri Taso Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 2 September 2026 - 06:29 WITA

IKPI dan KADIN NTT Salurkan Bantuan Sembako SertaTarpal Bagi Warga Terdampak Gempa di Ende

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:43 WITA

Dinas PUPR Lakukan Pembersihan, Jalur Reka Wolokota Kembali Terbuka

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Satlantas Polres Ende Hadirkan Air Minum Bersih Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru

Breaking News

Dugaan Korupsi di Dinas PK Ende, Mantan Kadis Jadi Saksi

Jumat, 4 Sep 2026 - 11:36 WITA