Bansos Berkelanjutan: Dari Bantuan Sosial Ke Pemberdayaan Ekonomi

- Penulis Berita

Senin, 16 Desember 2024 - 23:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosefina Itu (Penulis/foto;NarasiNtt.com

Yosefina Itu (Penulis/foto;NarasiNtt.com

Strategi Kebijakan untuk Mendukung Pemberdayaan Ekonomi

  1. Diversifikasi Program Bansos: Selain bantuan tunai, pemerintah harus menawarkan program pelatihan keterampilan, akses ke permodalan, dan pengembangan usaha berbasis komunitas.
  2. Kolaborasi Multisektor: Pemerintah perlu bekerja sama dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan solusi inovatif, seperti akses ke pasar digital dan pendampingan usaha kecil.
  3. Fokus pada Pendidikan: Program pemberdayaan harus mencakup pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, seperti keterampilan agribisnis di daerah pedesaan.

Evaluasi Dampak: Menciptakan Tolok Ukur yang Komprehensif

Untuk memastikan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi, pemerintah perlu mengembangkan sistem evaluasi yang lebih terukur dan komprehensif.

Sebagai contoh, Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2021 berhasil mencapai penurunan angka kemiskinan sebesar 1,2% di kalangan penerimanya.

Data ini penting sebagai tolok ukur awal, namun diperlukan evaluasi berkala untuk mengidentifikasi peningkatan kemandirian ekonomi dan mengukur penurunan ketergantungan pada bansos secara keseluruhan.

Dengan data ini, pemerintah bisa menyesuaikan program secara dinamis agar tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange
Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Berita ini 250 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WITA

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Berita Terbaru

Daerah

Laka Lantas di Ende Meningkat; Pelajar Rentan Jadi Korban

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:31 WITA

Jajaran Bawaslu Ende Saat Audiens Bersama Bupati Ende/ foto: Fide Dari

Daerah

Resmi Berstatus Satker Bawaslu Ende Siap Tempati Kantor Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 11:56 WITA