Bansos Berkelanjutan: Dari Bantuan Sosial Ke Pemberdayaan Ekonomi

- Penulis Berita

Senin, 16 Desember 2024 - 23:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosefina Itu (Penulis/foto;NarasiNtt.com

Yosefina Itu (Penulis/foto;NarasiNtt.com

Peran Data dalam Perumusan Kebijakan

Pemanfaatan data real-time sangat penting untuk mengidentifikasi kelompok rentan dan mengevaluasi dampak program bansos secara efektif.

Sistem data berbasis digital seperti Single Identity Number dapat menjadi alat untuk memastikan keakuratan penerima manfaat dan mengurangi ketimpangan akses.

Langkah ke Depan: Kebijakan Bansos yang Berkelanjutan

Untuk memastikan kebijakan bansos yang berkelanjutan, pemerintah harus memperkuat beberapa aspek penting.

Pertama, akurasi dan pemutakhiran data penerima manfaat harus lebih ditingkatkan.

Menurut laporan BPS 2022, masih terdapat sekitar 12% kesalahan data penerima bantuan yang berpotensi mengurangi efisiensi program.

Sistem data yang terintegrasi dan berbasis digital, seperti yang diusulkan dalam Single Identity Number untuk penerima manfaat, sangat penting agar program-program bantuan bisa lebih tepat sasaran dan efisien.

Kedua, program pemberdayaan ekonomi harus diperluas dan disinergikan dengan kebijakan bansos.

Program cash for work atau bantuan dengan imbalan kerja harus menjadi bagian integral dari kebijakan bansos.

Program ini memungkinkan masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur lokal dan mendapatkan penghasilan tambahan.

Berita Terkait

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange
Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Berita ini 218 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WITA

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Berita Terbaru