Pembangunan Berkelanjutan atau Eksploitasi Terselubung?

- Penulis Berita

Senin, 24 Maret 2025 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis Opini: Sr. Yosefina Itu, OSU /Sumber: Dokumen pribadi

Penulis Opini: Sr. Yosefina Itu, OSU /Sumber: Dokumen pribadi

Menawarkan Alternatif: Pembangunan Yang Berpihak Pada Rakyat

Jika energi bersih memang menjadi prioritas, maka pendekatannya harus berbeda.

Mengapa tidak memberdayakan energi alternatif lain yang lebih kecil skalanya tetapi tetap ramah lingkungan dan lebih melibatkan masyarakat?

Energi surya dan mikrohidro, misalnya, bisa menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan tanpa merusak keseimbangan sosial dan ekologis.

Baca Juga:  Yubileum, Nangahale dan Bulldozer Pongah

Selain mengembangkan energi alternatif, pembangunan yang adil juga harus memperkuat ekonomi lokal.

Program pelatihan keterampilan, dukungan bagi usaha kecil, dan investasi dalam infrastruktur sosial seperti pendidikan dan kesehatan adalah elemen penting yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa harus mengorbankan lingkungan mereka.

Baca Juga:  Terima Pendemo, Feri Tasso; Kami Siap Dievaluasi

Pembangunan bukan sekadar soal mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap orang dapat merasakan manfaatnya secara adil.

Jika sebuah proyek justru membuat masyarakatnya semakin rentan, maka sudah seharusnya kita mempertanyakan siapa sebenarnya yang paling diuntungkan.

Penulis : Sr. Yosefina Itu, OSU (Mahasiswa Program Doktoral Prodi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM- Yogyakarta)

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Ende dan Cermin Retak Kemanusiaan Kita
Berita ini 570 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Senin, 2 Februari 2026 - 12:04 WITA

Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende

Berita Terbaru

Opini

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:44 WITA