POKIR DALAM POLITIK ANGGARAN

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 10 April 2025 - 09:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Agustinus Samgar Friday Fry, SS., MPA

Penulis: Agustinus Samgar Friday Fry, SS., MPA

Terdapat berbagai pendapat dan persepsi yang berkembang yang menunjukkan bahwa Pokir DPRD lebih cenderung pada besaran dana aspirasi, ketimbang substansi dari kebijakan perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan.

Proporsi penentuan besaran dana pokir tiap anggota dewan mungkin saja (belum tentu benar) pada prakteknya ditentukan berdasarkan jumlah keterpilihannya (jumlah kostituen) semakin banyak pemilih semakin besar porsi dana pokirnya bagi masing-masing anggota dewan.

Baca Juga:  Bupati Ende; 20 Tahun Lalu Politik Anggaran Pemkab Tidak Berpihak Pada Masyarakat

Metode penentuan besaran anggaran demikian menjadi tidak heran jika ada kesenjangan yang begitu besar alokasi dana antara anggota dewan yang satu dengan yang lain.

Motede ini dapat diterima (walaupun merugikan anggota dewan dan konstituen DAPIL lain karena dapat dianggap tidak merata) karena mengingat belum ada pedoman baku yang diatur secara nasional dalam bentuk kebijakan kecuali berdasarkan kesepakatan internal oleh dewan.

Baca Juga:  Kritis! Sisa 2 Bulan, PAD Ende Baru Capai 46%: Pemkab Ditantang Kejar Rp 75 Miliar

Penulis : Agustinus Samgar Friday Fry, SS., MPA (Pengajar di STPM St. Ursula Ende

Editor : Narasi NTT

Berita Terkait

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange
Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab
MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE
Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial
Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran
Taman Kota dan Jalan yang Terputus: Ujian Keadilan Pembangunan di Ende Catatan Kecil Untuk Pemkab Ende
Sekolah Sebagai Ruang Singgah Peradaban: Refleksi 50 Tahun SDI Malamude Were
Analisis Kebijakan Affirmative Action, Kuota 30% Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Berita ini 540 kali dibaca
Terkadang, tidak ada kaitannya dengan Bagaimana korelasi pokok-pokok pikiran DPRD dengan tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WITA

Menanti Kejujuran Pengelolaan Parkir di Balik Hilangnya Pasukan Orange

Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WITA

Dialog Menyatu; Solusi Terwujud Untuk Ndao Yang Beradab

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:10 WITA

MEMBUKA POTENSI ASET DAERAH, DORONG PENINGKATAN PAD KABUPATEN ENDE

Senin, 9 Februari 2026 - 18:56 WITA

Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pers Di Tengah Gempuran Media Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:34 WITA

Ngada dan Dosa Terhadap Anak Pinggiran

Berita Terbaru